Update Manual Anti Virus Kaspersky



Kaspersky merupakan salah satu anti virus terpandang di dunia. Produknya sudah banyak diakui dan banyak digunakan oleh perseorangan maupun perusahaan. Tapi anti virus tidak hanya tergantung pada engine maupun merknya tapi juga mengacu pada update database virusnya.



Sangat disarankan kepada seluruh pengguna Kaspersky untuk mengupdate Kaspersky nya dengan sistem otomatis. Mengapa demikian? Karena kita sebagai manusia sering lupa untuk mengupdate. Untuk perlindungan maksimal maka program Kaspersky sudah dilengkapi dengan update otomatis sehingga begitu ada update terbaru maka dia langsung download update tersebut. Tentu saja syaratnya adalah tersambung dengan jaringan internet.

Bagaimana kalau komputernya tidak tersambung dengan internet? Satu-satunya cara tentu saja update manual. Kita download dulu file updatenya baru kemudian kita update secara manual ke komputer kita. Lalu dimanakah URL file update yang bisa kita download?

Berikut ini adalah URL tempat file update Kaspersky sesuai dengan tipe Kaspersky yang Anda miliki. Silahkan Anda pilih URL yang sesuai :

* 7.0 products
*http://support.kaspersky.com/faq/?qid=208279232
* 5.0 products

Selamat mencoba.

download antivirus pcmav

Read more

JATUH CINTA

Saat pertama kali ku melihatmu
Jantungku mulai berdegup kencang
Sejak saat itu
Malam-malamku penuh mimpi tentangmu
Setiap kali bersamamu
Serasa ku terbang melayang
Anganku membawamu turut serta
Menghadapi ribuan bintang di langit
Aku jatuh cinta padamu
Jatuh cinta yang pertama
Aku jatuh cinta padamu


Dan kau pun begitu padaku
Ku mohon.. jangan lukai aku..
Ini yang pertama buatku
Ku ingin yang paling indah
Walau pun nanti berpisah
Kisah ini tak kan terlupakan..


Read more

ESET NOD32 Antivirus

Cara update Nod32

Pertama download update nod 32
Setelah selesai, bawa pulang hasil update kerumah, nyalakan komputer kemudian buka ESET NOD32 Antivirus. Setelah terbuka, tekan F5 pada keyboard kemudian klik tab Update.




Selanjutnya klik Edit, setelah itu akan muncul kotak dialog Update server list, masukkan path dimana file update di simpan. Kalau susah memasukkan pathnya, cukup mengcopy saja addressnya pada Address Bar window seperti dibawah ini :





Selanjutnya paste di Update server list seperti dibawah ini :




Klik Add dan OK selanjutnya tekan OK lagi untuk keluar dari Setup.



Yang terakhir, klik Update dan Update Now dengan mengklik Update virus signature database dan tunggu hingga proses update selesai.

download master Nod32 klik disini
Read more

Update AVG 8

Cara Update manual AVG 8
1. Download file .bin terbaru dari website AVG. Klik sini Untuk Download
2. Setelah semua file .bin terdownload, buka aplikasi antivirus AVG 8 anda.
3. Klik Menu Tools -> Update From Directory




4. Setelah muncul windows Browse For Folder, cari lokasi tempat anda menyimpan file .bin yang telah anda download tadi.



5. Klik menu OK, setelah anda menemukan lokasi file .bin
6. Selamat.. AVG 8 anda sudah terupdate!! Jangan lupa untuk terus update AVG anda.


download master AVG Klik disini

Read more

Avira Antivirus

Cara Update maual Avira Antivirus :
1. Download Updatean Avira Antivir di website resminya di klik disini
2. Buka Program Avira Antivirus
3. Klik menu update lalu pilih manual update sampai ada folder pencarian folder




4. Cari file update yag telah ada download sudah selesai ..........!

download master avira klik disini
Read more

Buat DVD Repository Debian/Ubuntu

di bawah iniakan dijelaskan cara membuat repositorilokal
Silakan buat dulu Repository lokal anda
Memecah Repository Menjadi ukuran DVD

Ukuran Repository yang terlalu besar menjadi kendala bagi kite semua, apalagi yang mempunyai bandwith pas-pasan. untuk pendistribusian repository, di indonesia telah di kembangkan DVD nya, hal ini membuat kesempatan bagi kita semua untuk menikmati repository. tetapi untuk memecah lagi repo di butuhkan suatu tool yaitu debpartial untuk itu install dulu deb partialnya

sudo apt-get install debpartial

pindah direktory yang terdapat reponya, dalam hal ini kita menggunakan direktory /var/www/ untuk root reponya.

cd /var/www

kemudian buat direktori untuk dvd

sudo mkdir ubuntu-dvd

atau untuk debian

su

mkdir debian-dvd

Setelah itu jalankan debpartial

debpartial –nosource –dirprefix=ubuntu –section=main,universe,multiverse,main/debian-installer –dist=gutsy –size=DVD ubuntu/ ubuntu-dvd/

atau untuk debian

debpartial –nosource –dirprefix=debian –section=main,contrib,non-free –dist=etch –size=DVD debian/ debian-dvd/

Buat berkas debcopy script debcopy menggunakan bahasa ruby untuk itu silakan install ruby terlebih dahulu

sudo apt-get install ruby

kemudian buat berkas debcopy, dan edit dengan editor kesukaan anda

sudo touch debcopy
sudo chmod +x debcopy
gksu gedit debcopy

isikan berkas debcopy dengan script berikut

[sourcecode language='ruby']#!/usr/bin/ruby#

# debcopy - Debian Packages/Sources partial copy tool

#

# Usage: debcopy [-l]

#

# where is a top directory of a debian archive,

# and is a top directory of a new debian partial archive.

#

# debcopy searches all Packages.gz and Sources.gz under /dists

# and copies all files listed in the Packages.gz and Sources.gz

# files into from . -l creates symbolic links

# instead of copying files.

#

# Copyright (C) 2002 Masato Taruishi

#

# This program is free software; you can redistribute it and/or modify

# it under the terms of the GNU General Public License as published by

# the Free Software Foundation; either version 2 of the License, or

# (at your option) any later version.

#

# This program is distributed in the hope that it will be useful,

# but WITHOUT ANY WARRANTY; without even the implied warranty of

# MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE. See the

# GNU General Public License for more details.

#

# You should have received a copy of the GNU General Public License with

# the Debian GNU/Linux distribution in file /usr/share/common-licenses/GPL;

# if not, write to the Free Software Foundation, Inc., 59 Temple Place,

# Suite 330, Boston, MA 02111-1307 USA

#

require ‘getoptlong’

require ‘zlib’

require ‘ftools’

$link = false

def usage

$stderr.puts “Usage: #{__FILE__} [-l] ”

exit 1

end

def each (file, &block)

fin = Zlib::GzipReader.open(file)

fin.each do |line|

yield line

end

fin.close

end

def each_file (file, &block)

each(file) do |line|

if /Filename: (.*)/ =~ line

yield $1

end

end

end

def each_sourcefile (file, &block)

dir = nil

each(file) do |line|

case line

when /^Directory: (.*)$/

dir = $1

when /^ S+ d+ (S+)$/

yield dir + “/” + $1

end

end

end

def calc_relpath (source, dest)

pwd = Dir::pwd

Dir::chdir source

source = Dir::pwd

Dir::chdir pwd

Dir::chdir dest

dest = Dir::pwd

Dir::chdir pwd

src_ary = source.split(”/”)

src_ary.shift

dest_ary = dest.split(”/”)

dest_ary.shift

return dest if src_ary[0] != dest_ary[0]

src_ary.clone.each_index do |i|

break if src_ary[0] != dest_ary[0]

src_ary.shift

dest_ary.shift

end

src_ary.size.times do |i|

dest_ary.unshift(”..”)

end

dest_ary.join(”/”)

end

def do_copy(path)

if $link

pwd=calc_relpath(File.dirname($dest_dir + “/” + path), $source_dir)

File.symlink(pwd + “/” + path, $dest_dir + “/” + path)

else

File.copy($source_dir + “/” + path, $dest_dir + “/” + path)

end

end

def copy(path)

s=$source_dir + “/” + path

d=$dest_dir + “/” + path

if FileTest.exist?(d)

$stats["ignore"] += 1

return

end

if FileTest.exist?(s)

File.mkpath(File.dirname(d))

do_copy(path)

$stats["copy"] += 1

else

$stats["notfound"] += 1

$stderr.puts s + ” not found.”

end

end

opts = GetoptLong.new(["--symlink", "-l", GetoptLong::NO_ARGUMENT],

["--help", "-h", GetoptLong::NO_ARGUMENT])

opts.each do |opt,arg|

case opt

when “–symlink”

$link = true

when “–help”

usage

end

end

usage if ARGV.size != 2

$source_dir = ARGV.shift

$dest_dir = ARGV.shift

if $link

$source_dir = Dir::pwd + “/” + $source_dir unless $source_dir =~ /A//

$dest_dir = Dir::pwd + “/” + $dest_dir unless $dest_dir =~ /A//

end

$stats = {}

$stats["ignore"] = 0

$stats["copy"] = 0

$stats["notfound"] = 0

open(”|find #{$dest_dir}/dists -name Packages.gz”) do |o|

o.each_line do |file|

file.chomp!

print “Processing #{file}… ”

$stdout.flush

each_file(file) do |path|

copy(path)

end

puts “done”

end

end

open(”|find #{$dest_dir}/dists -name Sources.gz”) do |o|

o.each_line do |file|

file.chomp!

print “Processing #{file}… ”

$stdout.flush

each_sourcefile(file.chomp) do |path|

copy(path)

end

puts “done”

end

end

puts “Number of Copied Files: ” + $stats["copy"].to_s

puts “Number of Ignored Files: ” + $stats["ignore"].to_s

puts “Number of Non-existence File: ” + $stats["notfound"].to_s[/sourcecode]

diasumsikan tidak ada kendala, maka kemudian jalankan

ruby debcopy ubuntu/ ubuntu-dvd/ubuntu0ruby debcopy ubuntu/ ubuntu-dvd/ubuntu1

ruby debcopy ubuntu/ ubuntu-dvd/ubuntu2

ruby debcopy ubuntu/ ubuntu-dvd/ubuntu3

ruby debcopy ubuntu/ ubuntu-dvd/ubuntu4

Direktori ubuntu/ adalah direktori dimana hasil mirror yang telah anda lakukan dengan debmirror atau direktory dimana tempat repository ubuntu berada, sedangkan direktori ubuntu-dvd adalah direktori hasil pemecahan repository menjadi ukuran DVD. Bila anda menggunakan debian silakan subtitusi ubuntu dengan debian. Bila tidak ada masalah maka anda akan menjumpai direktori pool/ dan dists/ dalam direktori ubuntu-dvd/ubuntuX Buat berkas iso

sebelum di buat berkas iso alangkah baiknya bila di buat berkas md5sum nya dengan cara

cd ubuntu-dvd/ubuntu0 && find . -type f -print0 | xargs -0 md5sum > md5sum.txt

setelah itu buat berkas iso nya dengan memasukkan perintah

mkisofs -f -J -r -o ubuntu-dvd-0.iso ubuntu-dvd/ubuntu0

ulangi untuk dvd2 dan seterusnya…

Catatan: anda juga dapat membuat ukuran repository dengan ukuran CD

referensi

http://www.howtoforge.com/dvd_images_of_ubuntu_repositories

http://cargol.net/~ramon/ubuntu-dvd-en.html

http://wiki.ubuntu-id.org/DokumentasiKomunitas/TutorialRepositoriLokal thanks to Iang

http://udienz.wordpress.com/2008/02/19/membuat-dvd-repository-debianubuntu/


Read more

Tip & Trick: Mengubah logo bootloader

Jika kita masuk ke sistem Linux, kita terlebih dahulu melihat tampilan menu untuk memilih jenis sistem operasi yang akan digunakan? Ya, betul itu adalah bootloader. Pada Linux desktop terdapat dua buah bootloader yang paling terkenal yaitu Lilo dan Grub. Apabila anda menggunakan salah satu dari kedua Bootloader tersebut, apakah anda bosan dengan tampilan kedua bootloader tersebut? Jika ya maka kita dapat mengubahnya sesuai dengan yang kita inginkan.

Untuk Bootloader LILO
Buka file gambar anda dengan GIMP atau image editor lainnya. Ubah ukuran gambar dengan memilih option ( Image -> Scale Image ). Ubah ukuran menjadi 640x480 px, pada combobox interpolation pilih cubic atau best.
Setelah ukurannya sudah diperbesar atau diperkecil, maka selanjutnya mengubah jumlah warna. Pada LILO warna yang dapat digunakan adalah 255. Untuk mengubahnya pilih option ( Image -> Mode -> Indexed ), dan pilih no color dithering.
Simpan file tersebut dengan tipe bitmap (BMP) ex : boot-lilo.bmp . Langkah selanjutnya adalah mengcopy file gambar ini ke folder /boot



Code: Select all
$ cp boot-lilo.bmp /boot



Setelah semuanya selesai, jangan tutup dulu GIMP anda. Buka file /etc/lilo.conf, tambahkan baris

Code: Select all
install=bmp
bitmap=/boot/boot-lilo.bmp



Langkah selanjutnya adalah menentukan lokasi pemilihan sistem operasi, yaitu tempat dimana berada tulisan sistem-sistem operasi yang dapat dipilih. Pada GIMP, geserlah crusor mouse anda ke titik kiri atas dari kotak yang ingin anda gunakan, pada bagian bawah GIMP terdapat angka-angka yang menunjukan posisi crusor mouse. Simpan posisi ini, lalu tambahkan pada /etc/lilo.conf

Code: Select all
bmp-table=xp,yp,jmlh_kolom,jmlh_baris
ex :
bmp-table=55p,214p,1,6


artinya, gambar lilo mempunyai posisi 55 (pixel dari kiri) dan 214 (pixel dari atas), memiliki satu kolom dan 6 baris

Selanjutnya adalah memberi warna pada tulisan tersebut. Masih pada /etc/lilo.conf, tambahkan tulisan

Code: Select all
bmp-colors=,,,,,


= warna foreground (warna huruf)
= warna background (warna latar huruf)
= shadow (bayangan dari huruf)
= selection foreground (warna utama pemilih)
= selection background (warna latar pemilih)
= Selection Shadow (warna bayangan dari pemilih)

warna-warna tersebut hanya bisa bernilai antara 0-254. Untuk warna bayangan bisa diisi kosong.
ex:

Code: Select all
bmp-colors=254,0,,74,242,



Langkah selanjutnya adalah meletakan timer countdown. Pada lilo terdapat angka yang otomatis akan menghitung mundur disesuaikan dengan lama waktu yang akan memilih default Sistem Operasi. Sama seperti bmp-table, kita juga harus menentukan posisi dimana text timer tersebut diletakan. Kita bisa menggunakan GIMP untuk menentukan lokasi ini. lalu tambahkan pada /etc/lilo.conf.

Code: Select all
bmp-timer=xp,yp,,,
ex :
bmp-timer=582p,455p,0,254,



untuk selengkapnya, contoh configurasi pada /etc/lilo.conf adalah

Code: Select all
install=bmp
bitmap=/boot/boot-lilo.bmp
bmp-table=55p,214p,1,6
bmp-colors=254,0,,74,242,
bmp-timer=582p,455p,0,254,



Simpan file /etc/lilo.conf, kemudian dengan user root lakukan perintah

Code: Select all
# lilo -v





Untuk Bootloader GRUB

Sama seperti pada LILO, ukuran gambar yang bisa digunakan pada GRUB juga berukuran 640x480 (pixel), tetapi jumlah warna yang bisa digunakan pada bootloader ini hanya 14 color. Untuk mengubahnya sama seperti pada contoh LILO.
Kemudian simpan gambar ini ke file bertipe xpm ex : boot-grub.xpm
atau jika anda mempunyai imageMagick dan anda mempunyai file gambar maka bisa diketikan pada console:

Code: Select all
$ convert gambar.png -colors 14 -resize 640x480 boot-grub.xpm


Gambar yang telah jadi dilakukan compresi dengan gzip, dan copy ke folder /boot/grub

Code: Select all
$ gzip boot-grub.xpm
# cp boot-grub.xpm.gz /boot/grub



Buka file /boot/grub/grub.conf, tambahkan atau ubah baris berikut

Code: Select all
splashimage=(hd0,0)/boot/grub/boot-grub.xpm.gz

Spek PC :
Amd Athlon XP 2100+
Memory, 256 PC 2100
VGA : Ati Radeon 8500
Sound : Nforce
Others : TV Tunner Pixelview Play TV Pro, Printer Canon S100SP, Scanner Canon LiDe 25, DVD RW Lite-ON
Distro : Suse 9.3, Suse 10.0, Mandriva 2006

hantulennon2004
Starting Member
Starting Member

Posts: 76
Joined: Mon Feb 27, 2006 12:41 pm
Location: Yogyakarta

* Website
* YIM



Read more

Remastering PCLinuxOS 2007


Ingin mencoba remastering linux,dibawah ini merupakan cara untuk remastering PCLOS 2007.

disini ada 2 cara dalam me-remaster. mau yang live cd ato install.

Persiapan :
1. Pastikan di PC anda sudah terinstall PCLOS 2007
~klo belum ada ya install dulu… (pasti dah tau caranya kan… )
2. Pastikan tersisa kurang lebih 2GB freespace pada dir system (/)
~lebih banyak lebih baek
3. Siapkan Kopi, cemilan, rokok… biar gak ngantuk. hehehehehe :)

Tahap awal :
1. add/remove pack software sesuai kebutuhan anda.
2. Buat interface anda se indah mungkin
3. masuk ke console
4. login sebagai root ($ SU)

Pilihan1 :
untuk pilihan ini kita bisa mengunakan perintah “mklivecd” dengan tujuan hanya membuat remaster yang berjalan dengan liver cd
~ jangan lupa letakkan file livecd yang ada di cd PCLOS anda.
Nanti ada perintahnya kok

caranya:
1. $ SU
2. $ mklivecd
3. ikuti tahabnya

Pilihan 2:
untuk pilihan ini kita bisa membuat installer PCLOS hasil remastering kita.

caranya:
1. $ SU
2. $ remasterme
3. ikuti tahabnya

gampang kan……….

NB: Pastikan semua pack yang akan anda install terpasang dengan benar…

selamat mencoba




Read more
 

Pengikut